Senin, 27 April 2009

sudirman black and white



senin pagi (13/4) saat aku ingin berangkat kuliah dan melewati jembatan penyeberangan yang menghubungi antara atma jaya dan benhil, aku melihat suatu obyek keadaan kemacetan di jakarta yang sering terjadi di pagi hari. dari hal itulah, aku terinspirasi untuk mengabadikan hal itu dalam karya foto ku. memang tak mudah untuk memberikan hasil yang maksimal. hal itu di karenakan aku harus menyesuaikan kecepatan mobil yang sedang melaju di bawah sana sengan shuter speed pada kamera ku. berkali-kali aku mencoba. dan hasil ini lah yang ku dapat. setibanya aku di rumah, muncul kembali imajinasiku untuk mengedit hasil fotoku yang asli itu menjadi suatu format "black and white". awalnya aku hanya iseng saja. namun ternyata hasilnya sungguh tak terduga bagiku. dari hal sederhana dalam suatu keadaan kemacetan pagi hari kota Jakarta, aku dapat merubahnya dan menciptakan suatu karya yang bisa aku banggakan. apabila pembaca berminat untuk melakukan hal yang serupa, cobalah mengabadikan suatu hal yang tidak disengaja waktu dan tempatnya dan mulai berimajinasi dengan hal-hal baru apa yang ada dihadapan kita. selamat mencoba!

Senin, 20 April 2009

langit sore ku....


hasil foto ini sangat saya sukai... karena hal ini sangat di dukung dengan pemandangan langit yang bagus sekali... saat itu situasinya memang agak sedikit mendung.... hasil foto ini di edit menjadi sephia dari aslinta untuk lebih menunjukkan keindahan langitnya pengambilan foto ini bertempat di parkiran Plaza Semanggi...pada jam 17:55 apa bila ada yang tertarik dengan foto ini...silahkan mencobanya di tempat yang sama... hasil yang diperoleh pasti sangat memuaskan....


foto makanan





ini merupakan pengalaman pertama ku untuk belajar menghasilkan foto makanan yang memang dituntut untuk harus menunjukkan keaslian rasa sesungguhnya. tidak semua orang bisa menghasilkan karya fotografi di bidang makanan. hal itu dibabkan karena memang untuk menghasilkan foto makanan yang baik adalah waktu dan selera yang sangat berbeda-beda. apabila saat pengambilan gambar, tidak disertai hasrat mengenai makanan itu secara mendalam, maka pesan yang akan disampaikan kepada penikmat gambar tidak akan menyentuh hasrat rasa makanan yang sesungguhnya. saat pertama kali saya belajar tekhnik ini, memang sulit. yang ada dalam pikiran saya adalah bagaiman agar makanan ini tetap hanya menjadi "pajangan" yang bagus saja. sedangkan hasrat untuk memakannya saja sudah tak sabar lagi. tapi saya terus berusaha. hal juga didukung oleh seorang teman saya yang ahli sekali dalam bidang foto makanan. dan inilah hasil yang saya dapat tunjukkan. meskipun tidak begitu sempurna.



hasil foto ku untuk margie tercinta (pemenang foto genic 2009 MOI)

foto ini aku adalah hasil karyaku yang kepersembahkan untuk keponakan tercintaku margie yang ingin mengikuti lomba foto genic MOI kategori balita. ternyata foto yang dikirmkan membuahkan hasil juara harapan 3. model di foto ini memang imuth sekali. hal ini yang menjadi semangat bagi ku untuk membuat suatu karya yang unik untuk lomba tersebut.....selamat yah margie ku sayang......mizzzzz.....uuuuuuuuuuuuu.....so much....



Tentang Diriku...............
aku bernama emelita febrina yang biasa dipanggil dengan sebutan Febri. aku lahir di Jakarta pada tanggal 15 Feb 1988. saat ini aku sedang kuliah di STIKOM London School of Public Relations Jakarta. aku sangat menyukai fotografi. awalnya memang aku hanya tertarik apabila aku yang menjadi objek yang di foto. namun setelah aku mendapatkan pelajarannya di semester 3, maka akupun tertarik dan ingin semakin mendalami tekhnik2 untuk memperoleh hasil foto yang baik. untuk itu, dengan dana yang saat itu saya miliki kurang lebih Rp.6.500.000,- maka adapun pilihan kamera yang saya gunakan jatuh kepada Nikon D40x karena Nikon D40x adalah kamera dengan 10.2 Megapixel. kamera kesayanganku ini dilengkapi dengan lensa lensa
Nikon Nikkor AF 80-200mm f/2.8D ED, Nikon AF 50mm/1.8D dan flash Nikon SB 800 + Lambency Diffuser, Nikon SB-900. pengalamanku dalam fotografi memang belum banyak. bisa dibilang hobby ku ini sebagian besar ku gunakan pada pelayananku di gereja sebagai tim fotografi gereja. namun selain kegiatan gereja, aku juga pernah mencoba bergabung dalam tim fotografi di EO milik saudaraku. aku bekerja sebagai back up fotografer. meskipun aku hanya diberikan kesempatan pada event2 yang kecil, namun aku sangat senang bisa semakin mengasah kreatifitasku dalam dunia fotografi. aku sangat senang mencoba2 hal2 baru bersama siapa saja. karena dengan berbagi pengalaman maka aku akan mendapatkan ide2 yang baru untuk ku terapkan saat mengambil foto. aku juga sering menyediakan paket2 murah untuk menambah2 uang saku. misalnya saja, saat teman2 ku ingin memiliki koleksi foto yang unik dengan dana yang minim, aku bisa membantunya. mulai dari Rp.300.000,- saja maka saya bisa menberikan hasil foto yang cukup memuaskan. tidak menutup kemungkinan juga apabila hasil foto ku telah banyak dibeli oleh sebagian teman2 ku untuk koleksi pribadi ataupun tugas pribadi.